Jumat, 08 November 2013

Pendidikan Agama Kristen

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN, GLOBALISASI, SERTA PERANAN KELUARGA

 student-read
Isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan nasional dan globalisasi mendorong kita untuk melakukan identifikasi dan mencari titik-titik simetris sehingga bisa mempertemukan dua hal yang tampaknya paradoksial, yaitu pendidikan Indonesia yang berimplikasi nasional dan global. Dampak globalisasi memaksa banyak negara meninjau kembali wawasan dan pemahaman mereka terhadap konsep bangsa, tidak saja karena faktor batas-batas territorial geografis, tetapi juga aspek ketahanan kultural serta pilar-pilar utama lainnya yang menopang eksistensi mereka sebagai nation state yang tidak memiliki imunitas absolut terhadap intrusi globalisasi. Globalisasi bisa dianggap sebagai penyebaran dan intensifikasi dari hubungan ekonomi, sosial, dan kultural yang menembus sekat-sekat geografis ruang dan waktu. Dengan demikian, globalisasi hampir melingkupi semua hal; ia berkaitan dengan ekonomi, politik, kemajuanteknologi, informasi, komunikasi, transportasi, dll.
Dalam dunia pendidikan, globalisasi membawa banyak dampak dan efek. Dampak globalisasi terhadap dunia pendidikan paling tidak terlihat dalam 3 perubahan mendasar dalam dunia pendidikan. Pertama, dalam perspektif neo-liberalisme, globalisasi menjadikan pendidikan sebagai komoditas dan komersil. Paradigma dalam dunia komersial adalah usaha mencari pasar baru dan memperluas bentuk-bentuk usaha secara kontinyu. Globalisasi mampu memaksa liberalisasi berbagai sektor yang dulunya non-komersial menjadi komoditas dalam pasar yang baru. Pasar baru bisa muncul, menurut C. Leys (2001) kalau memenuhi 4 kriteria: (1) Rekonfigurasi produk dan layanan sehingga memiliki nilai dan layak dijual; (2) Merayu agar orang mau membelinya: (3) Mengubah perilaku melayani kepentingan bersama menjadi usaha untuk menghasilkan laba bagi pemilik modal sesuai dengan mekanisme pasar; dan (4) Adanya jaminan negara terhadap resiko yang mungkin terjadi terhadap modal.11 Tuntutan pasar ini mendorong perubahan dalam dunia pendidikan. Perubahan tersebut bisa dalam bentuk penyesuaian program studi, kurikulum, manajemen, dll. Komersialisasi pendidikan juga memacu privatisasi lembaga-lembaga pendidikan. Kedua, globalisasi mempengaruhi kontrol pendidikan oleh negara. Sepintas terlihat bahwa pemerintah masih mengontrol sistem pendidikan di suatu negara dengan cara intervensi langsung berupa pembuatan kebijakan dan payung legalitas. Tetapi tuntutan untuk berkompetisi dan tekanan institusi global seperti IMF dan World Bank yang membuat dunia politik dan pembuat kebijakan cenderung market-driven. Ketiga, globalisasi mendorong delokalisasi dan perubahan teknologi dan orientasi pendidikan. Pemanfaataan teknologi baru seperti komputer dan internet telah membawa perubahan yang sangat revolusioner dalam dunia pendidikan yang tradisional. Disamping membantu akselerasi arus pertukaran informasi, teknologi tersebut telah ikut mendorong berjamurnya sistem pendidikan jarak-jauh. Di sini terlihat fenomena delokalisasi, di mana orang-orang belajar dalam suasana yang sangat individual dan menghalanginya untuk berinteraksi dengan tetangga atau orang-orang di sekitarnya.
Meskipun dipandang dari sudut yang berbeda, kita bisa membuat sebuah generalisasi bahwa kata kunci dari globalisasi adalah: kompetisi. Kalau sudah menyangkut kompetisi, maka kita mesti memperhatikan salah satu faktor penentu dalam kompetisi yaitu ketangguhan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan output dari pendidikan. Oleh karena itu, relevansi antara pendidikan nasional dengan globalisasi tidak saja dalam aspek dampak tetapi juga dalam segi tantangan. Artinya, globalisasi—sebagai sebuah proses yang tidak bisa diputar mundur dan terus bergulir—menantang dunia pendidikan kita.
Sebelum kita menjawab apakah dunia pendidikan kita siap menghadapi globalisasi, kita perlu bertanya apakah Indonesia sudah siap menghadapi globalisasi. Dalam summit APEC di Bogor tahun 1994, Indonesia dengan berani menerima jadwal AFTA 2003 dan APEC 2010 dengan menyatakan: “Siap tidak siap, suka tidak suka, kita harus ikut globalisasi karena sudah berada di dalamnya”. Banyak pengamat menilai bahwa pada waktu itu Indonesia menyatakan ‘siap’ dalam globalisasi kurang didasarkan pada asumsi yang realistis.
Dalam menilai kesiapan dunia pendidikan Indonesia menghadapi globalisasi ada baiknya kita mengukur posisi Indonesia dengan indikator-indikator—terlepas dari metodologi yang dipakai oleh pembuat survei—yang dianggap cukup relevan, yaitu: tingkat kompetisi Indonesia di dunia global (global competitiveness), indeks persepsi korupsi (corruption perception index), dan indeks pengembangan SDM (human development index). Menurut indikator pertama, dalam tingkat kompetisi global tahun 2002, Indonesia berada pada posisi ke-72 dari 115 negara yang disurvei. Indonesia berada di bawah India yang menempati posisi ke-56, Vietnam pada posisi ke-60, dan Filipina pada posisi ke-66. Meskipun konfigurasi yang dibuat oleh Global Economic Forum ini lebih merupakan kuantifikasi dari aspek ekonomi dan bersifat relatif, tetapi secara umum prestasi tersebut juga merefleksikan kualitas dunia pendidikan kita.
Dari sudut persepsi publik terhadap korupsi tahun 2002, hasil survei yang dilakukan oleh Transparency International dan Universitas Göttingen menempatkan Indonesia pada urutan ke-122. Indonesia berada di bawah India yang menempati posisi ke-83, Filipina pada posisi ke- 92, dan Vietnam pada posisi ke-100. Mengingat sikap dan watak merupakan hasil pembinaan pendidikan, dunia pendidikan kita bisa dianggap ‘liable’ terhadap perilaku korup. Implikasi indikator ini terhadap dunia pendidikan kita secara umum ialah proses pendidikan kita belum mampu—secara signifikan—menghasilkan lulusan yang bersih, jujur dan sesuai dengan iman kristen.
Berbicara masalah pendidikan di Indonesia adalah membahas hal yang sangat luas, dinamis, fluktuatif dan relatif. Oleh karena itu, kita hanya bisa mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia ‘gagal’ secara kategoris. Sebenarnya pendidikan Indonesia telah banyak menghasilkan tokoh-tokoh nasional dan output yang brilyan dan kompetitif dari masa ke masa. Kalau digeneralisasi bahwa dunia pendidikan kita sudah gagal, maka Republik ini sudah lama bubar. Kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan nasional kita cenderung mengambil pendekatan educational production function yang tidak dilaksanakan secara konsekuen. Artinya, dalam suatu produksi, yang harus diperhatikan tidak saja aspek input, tetapi juga prosesnya. Kita masih kurang memperhatikan dimensi ‘proses’ ini sehingga mutu outputnya menjadi rendah.
Penyelenggaraan pendidikan menggunakan pendekatan yang sentralistik sehingga sekolah sebagai penyelenggara pendidikan sangat tergantung pada keputusan birokrasi, yang kadang-kadang kebijakan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kondisi sekolah setempat. Dengan demikian, sekolah kehilangan kemandirian, motivasi, dan inisiatif untuk mengembangkan dan memajukan lembaganya termasuk peningkatan mutu pendidikan sebagai salah satu tujuan pendidikan nasional. Partisipasi masyarakat dalam mengatasi problem pendidikan ditenggarai masih rendah.
Partisipasi masyarakat pada umumnya selama ini lebih banyak bersifat dukungan dana, tidak pada proses pendidikan seperti pengambilan keputusan, monitoring, evaluasi, dan akuntabilitas. Kebijakan yang diambil oleh Depdiknas dengan penerapan MBS yang antara lain mensyaratkan adanya dewan pendidikan dan komite sekolah bisa dipahami tidak saja sebagai strategi untuk meningkatkan kemandirian sekolah, tetapi juga mendorong agar masyarakat dan orang tua lebih aktif berpartisipasi dan terlibat dalam usaha peningkatan mutu pendidikan.


Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami

 

perut buncit, cara mengecilkan perut buncit


Masih banyak lagi resiko berbagai penyakit akibat perut buncit ini dari berbagai sumber lainya, diantaranya adalah:

  • Stroke : Aterosklerosis, atau penyempitan pembuluh darah.
  • Penyakit Jantung: Risiko serangan jantung, gagal jantung, kematian mendadak.
  • Gangguan Pernafasan: Obstructive sleep apnea (yaitu terganggunya pernafasan saat tidur).
  • Kanker: risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker endometrium (kanker lapisan rahim), usus besar, kandung empedu, prostat, ginjal, dan kanker payudara pasca-menopause.
  • Fatty Liver atau Perlemakan Hati: gangguan metabolisme di mana sel-sel menjadi tidak sensitif terhadap efek insulin.
  • Arthritis: Gangguan muskuloskeletal, termasuk osteoarthritis.

Berikut ini cara mengecilkan perut buncit secara alami:

  1. Latihan Kardio. Bagi anda yang ingin mengecilkan perut atau melakukan program diet, latihan kardio ini mutlak diperlukan untuk memaksimalkan hasil. Beberapa latihan kardio adalah berlari (jogging), bersepeda, renang,berjalan, main bola tangan, treadmill dll. Olahraga berupa jogging,renang, dan bersepeda memainkan banyak tubuh dan ini sangat efektif untuk membakar lemak tubuh dan perut.
  2. Mulailah mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein, vitamin C, serat, kalsium. Hal ini akan membantu anda menghindari timbunan lemak baru pada tubuh.
  3. Kurangi makanan kabohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana pada makanan sangat mudah dirubah menjadi lemak oleh tubuh. Maka kurangilah porsi karbohidrat sederhana yang berupa nasi, roti putih, pasta, dan makanan lain yang mengandung banyak karbohidrat sederhana. Sebagai pengganti makanan tersebut anda bisa menggantinya dengan beras merah, kentang, dan makanan lain yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks.
  4. Ganti makanan anda yang mengandung lemak jahat dengan lemak baik. Makanan yang termasuk lemak jahat yaitu, gorengan,mentega, keju, susu full cream, minyak sawit, roti, dll. Sedangkan yang termasuk ke dalam lemak baik (lemak tunggal tak jenuh) diantaranya kacang tanah, walnut, almond, kacang pistachios, alpukat, canola dan minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).
  5. Minum kopi dan teh hijau. Kandungan kafein pada kopi dapat meningkatkan laju metabolisme hingga hampir 10% dan membantu membakar kalori lebih banyak. Sama halnya dengan teh hijau yang dapat mengurangi penyerapan lemak dan membantu sirkulasi glukosa. 
  6. Lakukan olahraga yang menitik beratkan pada perut. Olahraga yang baik untuk mengecilkan perut yaitu berupa Sit Up, olahraga hulahop, Scot Jam, dan lain-lain yang akan dibahas lebih detil pada artikel berikutnya.

Mencegah Jerawat,.

Mengatasi Jerawat Di Wajah



Satu hal lain yang menjadi masalah pada wanita adalah jerawat. Timbulnya jerawat ini dipicu oleh hormon-hormon puber. Jerawat ini biasanya akan terus muncul sampai meninjak usia remaja. Kita mungkin menemukan jerawat ini muncul di wajah, punggung bagian atas, atau dibawah dagu. Penting sekali untuk selalu menjaga kebersihan kulit, dan dokter pasti tahu saran terbaik untuk mengatasi jerawat diwajah ini.
Untuk mengatasi jerawat diwajah, selain digunakan obat antijerawat atau sabun antijerawat yang mengandung sulfur, dapat juga menggunakan ramuan dari bahan alami. Bangun tidur, sebelum mandi, bersihkan muka dengan air dingin. Gunakan handuk lembut atau kapas untuk menghilangkan lemak, keringat, atau sisa-sisa krim semalam. Selalu bersihkan muka dari sisa-sisa make up siang hari setelah melakukan berbagai kegiatan atau malam hari sebelum tidur. Bersihkan wajah dengan sabun pembersih dan penyegar, gunakan kapas atau tisu yang lembut.
Mengatasi jerawat secara alami juga dapat dilakukan dengan hal berikut. Cucilah lobak secukupnya, kemudian parutlah lobak tersebut dan ambil airnya. Tambahkan cuka apel sedikit dan campur hingga rata. Tambahkan cuka apel sedikit dan campur hingga rata. Oleskan pada jerawat, diamkan hingga mengering. Setelah kering, bersihkan dengan air. Lakukan secara rutin hingga jerawat teratasi.
cara mencegah jerawatMasker untuk mengatasi jerawat adalah :
Bahan :

  • 1/2 buah apel
  • 1/2 jeruk lemon yang diperas airnya
  • Beberapa tangkai selederi
Cara membuat masker : blender apel dan beberapa tangkai seledri, lali tambahkan perasan air jeruk lemon. Oleskan masker tersebut pada jerawat. Diamkan hingga mengering. Lalu bilas bersih. Seledri bermanfaat untuk membantu mengurangi pembengkakan jerawat.
Mengatasi jerawat alami dengan mengonsumsi vitamin C. Kekurangan vitamin C akan membuat Anda peka terhadap bakteri penyebab jerawat. Untuk mengatasinya, Anda harus memperbanyak makan buah-buahan dan sayur yang banyak mengandung vitamin C.
Cara lain mengatasi jerawat diwajah jika Anda suka dengan rasa pahit, cobalah makan daun pepaya. Selain melumpuhkan bakteri penyebab jerawat, daun pepaya akan membersihkan darah Anda daru alergen (penyebab alergi) sehingga jerawat tidak berkembang.

Kamis, 07 November 2013



Kekuatan Untuk Terbang Tinggi Bagai Rajawali


1
photo courtesy of sermonillustrator.org
photo courtesy of sermonillustrator.org


“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Yesaya 40:31
Burung rajawali mempunyai sayap yang lebar. Bahkan yang terlebar yang pernah diukur adalah selebar 2,5 meter (8 feet). Burung rajawali dikenal dengan ketahanannya pada saat ia terbang. Walau diperlukan energi yang cukup besar untuk mengepakkan sayap pada awalnya, tetapi begitu dia terbang, dia hanya mengeluarkan energi yang sangat kecil. *courtesy of PelitaHidup.com
Hasil penelitian menyatakan bahwa rajawali hanya memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk mengepakkan sayap dalam tiap jam waktu terbangnya. Rajawali dapat terbang lama tanpa perlu mengepakkan sayapnya.
Rajawali dapat terbang dengan melayang-layang di udara (gliding) ataupun terbang naik (soaring) dengan memanfaatkan udara thermal/panas yang naik pada daratan terbuka. Sedapat mungkin dia menggunakan kedua teknik itu untuk dapat terbang tanpa perlu mengepakkan sayapnya. Dengan begitu dia hanya memerlukan energi yang sangat kecil untuk dapat terbang lama. Tidak hanya itu saja, rajawali dapat menempuh jarak rata-rata 75 hingga 125 mil. Jarak terjauh yang pernah ditempuh adalah 1100 mil.
Itulah rahasia kekuatan dari burung rajawali yang naik terbang tinggi. Dia tidak akan pernah menjadi lelah karena dia tidak perlu menggunakan banyak energi untuk dapat terbang dalam waktu lama dan menempuh jarak yang jauh.

Rabu, 30 Oktober 2013

Aku Benci Kamu Hari Ini

“Aku benci kamu hari ini!” teriakku, “dan mungkin selamanya,” ucapku lirih sebelum aku pergi meninggalkannya. Lelaki itu hanya diam terpaku di tempatnya. Mungkin tak punya nyali untuk berkata-kata. Begitupun wanita dalam pelukannya, yang sedari tadi dicumbu dengan mesra.
Sudah lebih dari delapan tahun kami bersama, sejak masih remaja berseragam SMA. Dia yang mempesona. Entah aku harus bangga atau waspada karena ketampanannya. Tak jarang aku cemburu karena pesona itu begitu memikat kaum hawa. Tapi dia tetap setia, membuatku semakin cinta.
“Aku akan menunggumu. Kembalilah dengan cinta yang sama, utuh, buatku. Akupun begitu, akan menjaga cinta ini hanya untukmu,” katamu sewaktu aku akan pergi ke Negeri Kangguru untuk menuntut ilmu.

Aku percaya kamu. Aku menepati janjiku karena aku yakin kamu pun begitu. Aku tahu semua tentangmu, dari dulu, semenjak kita masih berseragam putih abu-abu. Tapi ternyata aku salah. Aku belum sepenuhnya mengenalmu. Tidak. Aku yakin aku sangat mengenalmu. Tapi kamu yang dulu, lelaki lugu itu. Entah siapa kamu yang sekarang. Aku sama sekali tidak kenal, bahkan untuk sedikit memahami aku tak mampu lagi.
Lelaki yang aku kenal itu begitu mengagungkan cinta. Tak kan dibiarkan seseorang terluka karena cinta. Dia tak akan mampu bermain-main dengan cinta, apalagi membagi cinta. Tidak. Lelaki yang aku kenal sangat setia. Dia bagaikan maghnet yang dapat menarik perhatian bahkan hati para wanita. Tetapi tak sedikitpun dia mengkhianati cintanya. Dia tetap setia pada satu cinta, aku. Lelakiku itu seorang yang selalu memegang janji dan menepati. Baginya janji sama agungnya dengan cinta itu sendiri.
Dua tahun aku pergi, berharap masih ada cinta yang menanti. Sengaja tak memberi kabar karena ingin membuat kejutan. Dan hari ini, dengan rindu yang membuncah aku datang ke rumahmu. Pintu depan tak terkunci menandakan kamu ada di sini. Ya, aku menemukanmu di kamarmu. Tapi tak sendiri. Aku melihatnya. Melihatmu dan wanita itu sedang asik bercumbu. Aku hancur seketika itu. Apa kabarnya cinta yang kau jaga hanya untukku? Sungguh aku tak mampu lagi percaya yang namanya cinta. Kenapa kamu tega menyakitiku? Tega menduakan cinta? Dan kenapa harus bermain di belakangku dengan wanita itu? Kenapa harus wanita itu? Sedangkan kamu tahu wanita itu adalah ibuku.
Jangan sesali sesuatu yg telah berakhir, meskipun itu baik. Tanpa akhir tak akan pernah ada awal baru yg mungkin lebih baik.

Ketika kamu telah mencoba segalanya, kamu telah lakukan semampumu, tapi tak juga bisa, serahkanlah pada Tuhan. PRAY!

Bersyukurlah atas apa yg kamu miliki saat ini, karena masih banyak orang di sekeliling kamu yg masih kurang beruntung.

Akan ada solusi untuk setiap masalah. Hidup terlalu singkat jika hanya untuk mengeluh. Berusaha, percaya diri dan berdoa.

Hidupmu adalah milikmu, kamu sendiri yg menentukan baik buruknya, dan kamulah yg memimpin dirimu sendiri, bukan orang lain.

KEBERANIAN ADIKODRATI


"Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."  Kisah 4:20

Pasca hari Pentakosta ada perubahan hidup yang luar biasa dalam diri murid-murid Tuhan Yesus.  Mereka yang dulunya selalu dihinggapi rasa was-was, ragu dan takut berubah menjadi orang-orang pemberani karena Roh Kudus yang bekerja di dalam mereka.

     Sebelum terangkat ke sorga Yesus berkata,  "...kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."  (Kisah 1:8).  Hal itu tergenapi di hari Pentakosta, hari di mana Roh Kudus dicurahkan atas umat Tuhan.  Alkitab menegaskan bahwa  "...Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."  (2 Timotius 1:7).  Kuasa adikodrati inilah yang memberikan keberanian kepada Petrus dan Yohanes untuk berbicara secara lantang di hadapan Mahkamah Agama, bersaksi tentang Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sehingga  "Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka;"  (Kisah 4:13).

     Keberanian ini juga yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya, berani menghadapi segala sesuatu yang paling sulit sekali pun dalam kehidupan ini.  Banyak orang tidak tahan terhadap badai permasalahan yang sedang terjadi karena di dalam diri mereka tidak ada kuasa;  tetapi di dalam kita ada kuasa Roh Kudus yang memampukan kita untuk tetap berdiri dan tak tergoyahkan.  Dengan Roh Kudus kita punya kuasa untuk menghancurkan pekerjaan-pekerjaan Iblis.  Karena itu jangan pernah takut dan malu untuk bersaksi tentang Yesus Kristus kepada orang-orang yang belum percaya.  Keberanian bukan berarti tidak ada ujian dan tantangan, melainkan karena penyertaan Roh Kudus dalam hidup kita, di mana penyertaanNya sampai kepada kesudahaan zaman  (baca  Matius 28:20b).  Dunia dengan segala cara berusaha menentang dan menghambat pemberitaan Injil.  Di mana Injil diberitakan di situ pasti ada tekanan.  Namun kita harus terus maju!

Jadilah orang-orang Kristen yang berani,  "...sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia."  1 Yohanes 4:4